Minggu, 13 Oktober 2013

Menahan...

ketika sedih mengamuk dalam hati
dicambuk ingatan segala kesalahan
namun tangisan tetap harus ditahan.... , menunggu matahari berganti malam
dan bulan menunggu ku bercerita dengan air tangisan yang menderai dalam sepi
dalam sujud kurebahkan masalah yang tadi tegap berdiri menusuk dinding hati
dan mencari kehangatan di pelukan sang induk

Jumat, 27 September 2013

l

"seandainya bintang kembali bersinar, menidurkan mereka yang aktif bicara, dan pada larut malam kubercerita pada renbulan, dimalam yang sunyi"

Minggu, 17 Maret 2013

BIMBANG

aku bingung menentukan arah
jalan mana yang harus kupilih
dari sekian menit berlalu
belum jua kutentukan langkahku

bimbang selalu terbayang
aku mencoba membandingkan
namun hasil nya sama besar

aku mencoba dengarkan hati
namun otak masih kuat berpendapat

tujuanku hanya satu
namun figur pun membantu

dalam dua hal yang masing masing memiliki kelebihan
dalam dua hal yang juga memiliki kekurangan

aku bimbang
tentukan arahku
prinsip ku hanya satu
namun lingkungan tak membantu

aku bimbang
mengapa tak ada orang yang mendukung prinsipku
mereka semua berkomentar
tanpa perduli pada  hati yang mendiami setiap insan

rasanya aku ingin berteriak
berteriak lantang dihadapan semua orang
"MENGERTILAH TENTANG PERBEDAAN"
aku ingin mengretak
namun mulutku disekap puluhan manusia

aku harus bebuat apa?
Ya Rabb bekahkanlah langkahku diantara 2 jalan yang membuatku bimbang

by: fatima

Selasa, 25 Desember 2012

DULU

kita adalah anak yang dulu tak saling mengenal
tidak saling mengetahui

kita yang dulu tak tau arti
tentang apa itu kawan
tentang apa itu teman
bukan dalam tulisan

tapi kita mengerti dalam hati
bukan ditulis dalam buku pelajaran
atau  hasil lisan para pengajar

aku tak mengenalmu
saat angin masih mengajakku berlari
aku tak mengenalmu
saat senyum tidak kita sadari

saat itu..
ntah apa yang kita tertawakan
dalam hal yang bisa biasa saja

ntah apa yang kita gemari
dalam kenakalan bocah pemimpi

by: fatima

Kamis, 20 Desember 2012

Negeriku - Gus mus / A. Mustofa Bisri



mana ada negeri sesubur negeriku?
sawahnya tak hanya menumbuhkan padi, tebu, dan jagung
tapi juga pabrik, tempat rekreasi, dan gedung

perabot-perabot orang kaya didunia
dan burung-burung indah piaraan mereka
berasal dari hutanku
ikan-ikan pilihan yang mereka santap
bermula dari lautku
emas dan perak perhiasan mereka
digali dari tambangku
air bersih yang mereka minum
bersumber dari keringatku

mana ada negeri sekaya negeriku?
majikan-majikan bangsaku
memiliki buruh-buruh mancanegara
brankas-brankas ternama di mana-mana
menyimpan harta-hartaku

negeriku menumbuhkan konglomerat
dan mengikis habis kaum melarat
rata-rata pemimpin negeriku
dan handai taulannya
terkaya di dunia

mana ada negeri semakmur negeriku
penganggur-penganggur diberi perumahan
gaji dan pensiun setiap bulan
rakyat-rakyat kecil menyumbang
negara tanpa imbalan
rampok-rampok dibri rekomendasi
dengan kop sakti instansi
maling-maling diberi konsesi
tikus dan kucing
dengan asyik berkolusi

TEMPURUNG GALAPAGOS


Aku terlalu lelah menjalani hidup sendiri
Juga lelah mengarungi daratan tanpa jenisku
Aku tak kuat menunggu para ilmuan melestarikan jenisku yg tinggalah aku sendiri "Pewaris terakhir"

Aku sudah tua
Kulitku tak semuda yang dulu
Ceritaku telah melampaui batas abad
Dan kini.. aku ingin beristirahat dari masa kesepianku 
Meninggalkan tanah galapagos 
Ini adalah jenis terakhir yang kau lihat 
Dan penutup dari kelestarianku selama ini
Inilah aku "tempurung galapagos terakhir

by: fatima